bahasa cinta saudara tua
bismillahirrahmanirrahim.
lewat tulisan kadang-kadang ada hal yang bisa lebih mudah dikeluarkan, semisal tembok-tembok tak kasat mata yang menghalangi kata-kata untuk keluar dari kerongkongannku ini, tiba-tiba menjadi luluh dan segampang gampangnya aku tembus lewat diksi-diksi yang kurapal setengah seperti doa supaya sampai ke mata, telinga, dan hatimu bahwa ini bahasa cinta dari seorang saudara tua.
maka itu cerita-cerita doa ini kulukiskan dengan pelan-pelan saja, semoga bisa menjadi semacam pengikat, jalinan darah yang merekatkan kita lewat ibu lewat ayah itu semoga menjadi bertambah-tambah kokohnya.
umur kita terpaut beberapa tahun hanya, naif memang jika aku menyebut-nyebut diri ini sebagai orang yang jauh lebih dewasa darimu, maka itu aku hanya akan bertutur jujur mengenai hari-hari yang dulu-dulu itu pernah aku lewati dengan bodoh, biar nantinya kau akan bisa mengambil apa-apa yang sekira perlu untuk jadi pedoman, menghindari apa-apa yang sekira rentan untuk dijadikan jalan.
Semata-mata karna hidup kita ini singkat, terlalu sedikit waktu untuk kita belajar dari kesalahan kita sendiri, maka belajarlah dari kesalahan orang lain!
Semata-mata karna hidup kita ini singkat, maka semoga kebodohanku ini menjadi semacam pahala karna telah dipelajari detil-detilnya olehmu, dan oleh siapa saja.
ah………. tiba-tiba aku merasa seperti tua dek,
maka lewat diam kadang-kadang ada hal yang bisa lebih mudah dikeluarkan, semisal sumbat-sumbat tak kasat mata yang menghalangi kata-kata untuk keluar dari penaku ini tiba-tiba menjadi luluh dan segampang gampangnya aku tembus, lewat doa, supaya sampai ke mata, telinga, dan hatimu bahwa ini cinta dari seorang saudara tua.












Recent Comments